Rabu, 15 Juli 2015

Jamu, Warisan Kekayaan Alam Indonesia Yang Harus Dilestarikan dan Lebih Dimanfaatkan

“Jamu....Jamu.....Jamu....!!”, teriakan itu setiap malam terdengar jelas melintas dari depan rumah saya, kalau kira-kira saya ataupun tetangga saya tidak keluar untuk minum jamunya, sang Ibu penjual jamu berteriak lagi, “Jamunya Bu....Pak....?!”, ini mengingatkan kita akan besarnya manfaat jamu bagi kesehatan tubuh kita. Dari generasi ke generasi, jamu telah menjadi minuman kesehatan dengan ciri khasnya, digendong. Biasanya penjaja jamu adalah ibu-ibu yang menggendong jamu, awal taunya simbok tukang jamu gendong ketika masih kecil, setiap hari minggu pagi, simbok jamu gendong turun dari mobil dan mulai menjajakan jamunya dengan berjalan sambil menggendong jamu di sekitar desa. Ayah dan Ibu saya, pasti akan minum jamu waktu itu karena besarnya manfaat jamu untuk mengembalikan stamina yang terkuras, obat masuk angin, melangsingkan tubuh bahkan untuk mempercantik diri serta mengawetkan tubuh.
Awal Tukang Jamu, Menggendong Jamunya Mungkin dari Pengalaman Menggendong Kayu Bakar dari Hutan. Perubahan jaman, Sekarang Tukang Jamu pake Sepeda dan Sepeda Motor. Sumber: Editan Pribadi 


Jamu, minuman kesehatan yang terbuat dari tanaman-tanaman herbal khas Indonesia yang telah melegenda dan mendunia. Walau perkembangan teknologi telah melahirkan obat-obat modern, tetapi Jamu sebagai minuman kesehatan alias obat alami bagi tubuh tetap eksis dan harus tetap dipertahankan keberadaannya sebagai Warisan dari Leluhur yang berasal dari tanaman-tanaman yang hidup di Indonesia. Kekayaan rempah-rempah tanah air, dikemas dalam bentuk sebuah Jamu untuk kesehatan yang tidak kalah dengan obat-obat rempah-rempah dari negara lain, seperti dari Cina, Korea maupun Jepang.

Namun, tinggal bagaimana kita memasyarakatkan Jamu agar tetap menjadi minuman sehat yang digandrungi oleh setiap kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua dan lebih memilih jamu sebagai minuman kesehatan daripada produk-produk lain sebagai bagian untuk melestarikan Budaya Indonesia, khususnya Kearifan Lokal yang didengung-dengungkan oleh Pemerintah lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut saya, jamu sebagai Minuman Kesehatan Tradisional bukan lagi menjadi minuman biasa yang hanya dinikmati oleh kalangan menengah ke bawah, oleh kalangan para pekerja fisik keras, para buruh, para tukang bangunan, para sopir, tukang becak, tukang tambal ban, buruh dan jenis pekerjaan lainnya yang mengeluarkan stamina dan membutuhkan sejenis doping untuk mengembalikan stamina yang terkuras bernama Jamu. Namun lebih dari itu, jamu sudah harus menjadi minuman khas yang harus diminum oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Jamu tradisional yang diracik dari bagian-bagian tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), dedaunan, kulit batang tumbuhan, dan buahnya. Ada juga dicampur atau diambil dari bagian tubuh hewan, seperti empedu kambing, empedu ular, atau tangkur buaya. Kuning telur ayam kampung adalah campuran utama pada jamu tradisional.
Ciri khas Jamu tradisional yang digendong (jamu gendong), maupun yang telah dibawa ibu-ibu dengan mengendarai sepeda dayung, bahkan sepeda motor adalah pahit, oleh karena itu perlu ditambah pemanis (gula jawa, gula pasir, atau gula batu), bahkan dengan madu dan anggur, agar rasanya lebih  dapat ditoleransi oleh si peminum setelah minum jamu pahit.

Pabrik Jamu
Selain kita mengenal jamu tradisional, ada juga Jamu yang beredar dalam bentuk sachet yang diproduksi oleh pabrik perusahaan besar, seperti: Jamu Air Mancur, Nyonya Meneer atau Djamu Djago, dan Sido Muncul. Nama terakhir bahkan gencar-gencarnya mengiklankan salah satu produk unggulannya bernama Kuku Bima Energi sebagai energy drink yang paling Indonesia banget. Dimulai dari syuting iklan dengan menampilkan keindahan lokasi-lokasi wisata Indonesia di mata dunia, mulai dari Papua, Labuan Bajo, Sumatera Utara dan Nias, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Semarang, Kalimantan, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Danau Toba dan yang terbaru adalah Gunung Merapi.

Pun dengan bintang-bintang iklan yang menghiasi Sido Muncul, adalah kekuatan yang bersumber dari produk Indonesia asli. Sebut saja Alm. Mbah Marijan, Ade Rai, Bambang Pamungkas, dan Chrish John adalah atlet-atlet dan figur kekuatan tanah air yang meningkatkan nilai jual iklan produk Kuku Bima Energi di mata dunia.

Yang paling terbaru, PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul menggandeng petinju lengendaris dari Filiphina Many “Pacman” Pacquino berduet dengan Chris Jon di Lereng Gunung Merapi untuk shooting iklan Kuku Bima Energi terbaru. Dua sosok ini mewakili dua kekuatan ASEAN, dimana Chris Jon diidentikkan dengan kekuatan Naga, sementara Pacman diidentikkan dengan kekuatan Harimau. Kedua tokoh ini akan mempromosikan produk Sido Muncul terbaru, yaitu Kuku Bima Energi RTD (siap diminum dalam bentuk botol) dan Kuku Bima Energi dalam bentuk serbuk.
“Sido Muncul berencana memperluas jaringan pemasaran dan distribusi di Filiphina juga negara-negara lain, agar mereka cepat mengenal produk-produk kita tentunya Sido Muncul harus menggandeng salah satu tokoh yang dikenal dunia”. Tutur Irwan Hidayat, Direktur Utama PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.
Adegan Chris Jon dan Manny Pachman Dalam Iklan Kuku Bima Energi Jamu Sido Muncul di Puncak Gunung Merapi, Edit Pribadi

Usaha Agar Jamu Tidak Tenggelam oleh Invasi MEA
Indonesia dikenal surganya rempah-rempah, tidak percaya? Ingat Belanda dan Jepang secara bergantian menginvasi harta kekayaan Indonesia, khususnya rempah-rempah bertahun-tahun lamanya. Mereka datang ke Indonesia untuk mengambil rempah-rempahnya dan dibawa ke negaranya, Indonesia adalah surga rempah-rempah. Jamu adalah campuran rempah-rempah kekayaan Indonesia yang sebenarnya. Obat alami ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Departemen Kesehatan RI menyatakan bahwa Jamu Gendong harus tetap dilestarikan sebagai usaha pelestarian pengobatan tradisional khas Indonesia dan sebagai pengobatan alternatif sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan.
Mencegah lebih baik daripada Mengobat, oleh karena itu mari kita menggunakan obat-obat alami. Jamu Minuman kesehatan Tradisional Terpercaya masyarakat Indonesia

Bahan baku Jamu dan pengetahuan proses alami pembuatannya, disinyalir berasal dari satu daerah di Jawa yang diturunkan secara turun temurun dari generasi ke generasi hingga saat seperti sekarang ini. Itulah uniknya Jamu yang kita minum dan harus kita lestarikan agar tetap menjadi trend dan khas minuman unik dengan sejuta khasiat yang diolah dari berbagai komposisi tanaman herbal Indonesia. Cara mereka membuat ramuan Jamu dengan resep yang berbeda-beda namun berkhasiat, seperti yang kita kenal : Kudu Laos, menggunakan buah Mengkudu yang mempunyai khasiat sebagai penurun tekanan darah tinggi, Beras Kencur memberikan tambahan vitamin B dan Kencur yang bermanfaat sebagai analgesik. Bahan-bahan yang digunakan berkhasiat, seperti : Memperbaiki pencernaan makanan sehingga meningkatkan nafsu makan (Temulawak, Kunyit) serta menghilangkan nyeri dan pegal (Jahe, Kencur, Puyang). Sedangkan dedaunan yang digunakan seperti Katuk, bermanfaat untuk meningkatkan ASI.  
Inilah contoh proses pembuatan Jamu dan Hasilnya, Edit Pribadi

Pengolahan Jamu juga sangat unik, Pertama; dengan merebus seluruh bahan pembuatan Jamu, dan Kedua; degan cara mengambil/memeras sari yang terkandung dalam Jamu, kemudian dituangkan ke dalam air matang, dengan perkembangan peralatan Teknologi alat yang digunakan juga sudah berubah. Misalnya, dahulu menggunakan pipisan batu, sekarang sudah menggunakan peralatan listrik (Blender) untuk menggiling bahan pembuatan Jamu. Dulu alat untuk merebus digunakan “kendi” yang terbuat dari tanah liat, kini berganti ke panci aluminium. Jika dulu Jamu dipasarkan dengan digendong (Jamu Gendong), sekarang sudah banyak menggunakan Sepeda Dayung atau Sepeda Motor, bahkan sudah buka lapak di pinggir-pinggir jalan, warung jamu, di Hotel-Hotel, bahkan di Istana Negara, minuman tradisional Jamu ini sudah menjadi minuman wajib Presiden.

Inilah yang harus kita lestarikan ditengah-tengah menggeliatnya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) dan AFTA (Asean Free Trade Area), dimana sistem perdagangan bebas antara negara-negara ASEAN akan dimulai. Banyak pihak meragukan kemampuan Negara kita menghadapi era wilayah Indonesia dan ASEAN lainnya menjadi kawasan bebas aliran barang, jasa, investasi, permodalan, dan tenaga kerja. Bisa dipastikan, produk-produk Indonesia harus bersaing dengan produk-produk dari luar negeri yang bebas membanjiri tanah air tanpa harus kena tarif (bea masuk 0 – 5%), ataupun hambatan non-tarif untuk negara anggota ASEAN. Inti dari menghapuskan segala bea masuk impor barang dari anggota ASEAN untuk meningkatkan daya saing ekonomi dikawasan ekonomi ASEAN.
Nah, agar Jamu kita tidak kena invasi dan tenggelam oleh produk-produk luar negeri yang akan menjajah tanah air, sebaiknya Jamu kita kelola dengan lebih baik dan kita populerkan dengan cara :
1.      Manfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Manfaatkan instagram, twitter, facebook, dan media sosial lainnya yang lebih bergema pengaruhnya daripada media televisi dan media cetak untuk menebarkan informasi penting seputar manfaat Jamu untuk mengobati berbagai macam penyakit. Apa yang telah dilakukan oleh Pusat Studi Biofarmaka IPB ini adalah salah satu wujud melestarikan dan meneliti sejauh mana manfaat Jamu bagi kesehatan masyarakat Indonesia.
Mengiklankan Jamu sebanyak-banyaknya dengan memanfaatkan sosok yang pas, misalnya : Tukang Jamu, pelanggan setia jamu, tidak harus artis, tetapi sosok pribadi yang mampu menggugah masyarakat untuk meminum jamu sebagai bagian dari aktivitas hidup sehat via “Running Activity”.
2.      Manfaatkan Hotel-Hotel dan Rumah-Rumah Makan
Negara kita menjadi destinasi tujuan wisata asing paling ramah dan paling digandrungi karena disamping keindahan alamnya, juga karena kulinernya yang khas termasuk Jamu. Oleh karena itu, sudah saatnya Jamu go internasional dengan menyediakan minuman Jamu ini disetiap hotel-hotel, mulai dari kelas melati, bertingkat hingga Internasional, dengan penyajian yang sedikit unik, dimana Menu Jamu dan fungsinya dibuatkan dalam satu menu hidangan, sehingga pengunjung Hotel maupun rumah makan tau nama jamu yang dipesan dan fungsi Jamu tersebut untuk kesehatan. Rasa jamu juga perlu disesuaikan dengan lidah para pengunjung, sehingga Jamu menjadi minuman yang “Welcome Drink”, “Easy to Drink” karena rasanya yang tidak pahit lagi.
3.      Me – Re – Branding Jamu Agar Lebih Dikenal Luas
Lebih pas kalau di Indonesiakan, usaha atau upaya yang dilakukan oleh Sekelompok orang, Pemerintah atau Perusahaan untuk merubah total atau memperbaharui sebuah brand (persepsi, tujuan penciptaan sebuah produk) yang telah ada agar menjadi lebih baik, dengan tetap mempertahankan tujuan awal terciptanya produk tersebut.
Jamu, dibuat dari tanaman herbal. Oleh karena itu hendaknya Pemerintah bekerjasama dengan pihak-pihak terkait mengasah terus kreatifitas agar tanaman-tanaman herbal pembuat Jamu lebih dikenal sejak dini oleh Generasi Muda kita. Boleh dengan menerbitkan buku-buku cerita tentang rempah-rempah, jahe, kemiri, dll yang digambarkan dengan tokoh-tokoh menarik agar memancing generasi kita mengenal dan tau manfaatnya.
Contoh keren, Popeye yang diceritakan si manusia bayam yang diciptakan menjadi tokoh yang kuat karena mengkonsumsi bayam. Popeye ditokohkan makan bayam, agar para anak-anak mencintai bayam dan mau memakannya.
4.      Memasukkan Pembuatan Jamu Dalam Mata Pelajaran Muatan Lokal
Dulu, semasa saya SD sering diajarkan bagaimana cara memasak dalam mata pelajaran Tata Boga. Nah, untuk menjaga Ramuan Jamu tetap terjaga, maka tidak ada salahnya kalau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan mata pelajaran Muatan Lokal dengan materinya pengenalan Jamu dan praktek pembuatan / pengolahan Jamu sebagai minuman tradisional khas dari Indonesia. Agar salah satu kebudayaan ini tidak hilang digerus oleh invasi teknologi, tetapi tetap diingat dan menjadi salah satu kearifan lokal.
Contoh Gambar Animasi Untuk Menarik Minat Baca Anak-Anak akan Kekayaan Sumber Alam Indonesia.Sumber: Google.com

5.      Mempromosikan Jamu Dengan Iklan dan International Chanel
Apa yang telah dilakukan oleh PT. Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul sudah benar, dengan membuat iklan produknya memanfaatkan peran bintang-bintang kelas dunia seperti Chris John dan Manny Pacman agar Sido Muncul lebih dikenal dunia. Pun, dengan Air Mancur yang bekerjasama dengan kosmetik internasional terkenal untuk membuat brand dan memperkenalkan Jamu sebagai produk kesehatan, kecantikan dan dapat membuat langsing tubuh kita, khususnya kaum Hawa.
Hal-hal seperti ini harusnya lebih gencar dilakukan untuk memasarkan produk-produk lokal Jamu kita agar bisa menembus pasar Internasional. Membuat terobosan-terobosan baru agar kebiasaan konsumen-konsumen tanah air yang lebih memilih produk luar negeri yang punya nama, dapat diminimalisir dan beralih pada pemanfaatan produk lokal Jamu yang tidak kalah bagusnya.
Juga dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Jamu bisa sebagai pengobatan alternatif dan bersanding dengan pengobatan medis, sehingga masyarakat tidak ragu untuk menggunakan Jamu.

Jamu, Idola dan Minuman Khas Presiden
Presiden RI ke – 7 Jokowi, dikenal memiliki kebiasaan baik sangat mencintai produk dalam negeri, tidak terkecuali Jamu. Pengakuan Ibu Negara, Iriana pendamping hidup Pak Jokowi mengatakan, “Setiap pagi saya bikinkan ramuan jamu dari kacang hijau, temulawak, dan jahe,” terang Ibu Riana untuk menjaga kesehatan pak Jokowi.

Nah, Pak Jokowi aja suka makan jamu, kenapa kita tidak?
Pak Jokowi Presiden RI dan Pak Jusuf Kalla Wakil Presiden Minum Jamu dan Menjadikan Jamu Minuman Khas Istana Negara. Editan Pribadi

Menurut hasil riset dan penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan RI tahun 2010 menunjukkan bahwa 50% penduduk Indonesia telah menggunakan Jamu untuk menjaga kesehatan maupun sebagai obat karena sakit. Ini menunjukkan bahwa Jamu telah benar-benar diterima masyarakat sebagai obat tradisional. Ada 8 (delapan) jenis Jamu yang dikenal ditengah-tengah masyarakat, yaitu :

Jamu Beras Kencur
Manfaat Kencur, sumber : http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection

Terbuat dari Beras dan Kencur, namun ada beberapa jenis tanaman herbal lainnya yang biasa dicampurkan dalam pengolahannya, seperti: Biji Kedawung, Rimpang Jahe, Biji Kapulaga, Asam, Kunyit, Gula Merah, Gula Putih, Jeruk Nipis, Garam Dapur, serta Kayu Keningar.
Cara membuatnya: cukup sederhana, yaitu dengan menyangrai beras lalu ditumbuk hingga halus. Bahan-bahan yang lain juga ditumbuk dalam alat tumbuk tradisional bernama lumpang dan alu yang bisa terbuat dari besi, kayu, ataupun batu. Setelah halus, ramuan tersebut dicampurkan dengan beras yang telah ditumbuk, lalu ditambahkan dengan sejumlah air yang telah mendidih. Langkah selanjutnya adalah dengan proses penyaringan guna mengambil sari dari ramuan tersebut. Setelah selesai, sari dari ramuan tersebut dapat dikemas ke dalam botol.
Khasiat : menghilangkan pegal dan linu, meringankan gangguan batuk, menambah nafsu makan, terutama bagi anak-anak, memberikan efek kebugaran bagi tubuh, dan menyembuhkan perut kembung.

Jamu Cabe Lempuyang
Manfaat Cabe. Sumber: http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection

Ramuan ini terbuat dari berbagai bahan herbal alami, seperti: Cabe Puyang, Temulawak, Temu Ireng, Jahe, Mengkudu, Daun Adas, Pulosari, Kunyit, Merica, Kedawung, Keningar, Asam Jawa, Kunci, Gula Merah, serta Gula Putih.
Cara membuatnya: adapun cara meracik bahan-bahan diatas, dengan cara menghaluskan atau menumbuk semua bahan, lalu campurkan hasil tumbukan tersebut dengan air hangat dan diamkan selama beberapa saat atau +/- 5 hingga 10 menit sebelum akhirnya disaring. Hasil penyaringan tersebut dapat segera diminum maupun disimpan terlebih dahulu di dalam kulkas. Ramuan cabe lempuyang ini bisa bertahan hingga satu minggu.
Khasiat: dapat meredakan pegal-pegal di badan dan punggung, dapat meredakan rasa nyeri pada pinggang, dapat meredakan kram otot, dapat membantu mengobati kesemutan, kandungan Zat Besi dalam jamu Cabe Lempuyang dapat membantu mencegah timbulnya anemia serta membantu produksi sel darah merah, dapat membantu mengobati demam, meriang, maupun panas dingin, dan jika dikonsumsi Ibu Hamil, akan membuat bayi terlahir bersih dan terhindar dari bau amis.

Jamu Kunyit Asam
Manfaat Kunyit. Sumber: http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection

Ramuan ini merupakan salah satu ramuan tradisional dari nenek moyang yang terbuat dari bahan alami seperti: Kunyit dan Asam Jawa. Adapun bahan-bahan lainnya seperti: Sinom (daun asam yang masih muda), Temulawak, Biji Kedawung, Jeruk Nipis, Gula Jawa, Gula Putih, serta Garam.
Jamu Kunyit Asam memiliki kandungan seperti: Kurkumin, Vitamin C, Minyat Atsiri, Protein, Karbohidrat dan beberapa mineral seperti: Kalsium, Fosfor, dan Zat Besi.
Cara membuatnya: Kunyit yang telah dibersihkan lalu dihaluskan dengan cara di Blender maupun ditumbuk untuk diambil sarinya. Sari tersebut lalu direbus dengan menambahkan sisa-sisa bahan yang ada seperti Asam, Sinom, Gula Jawa, dan yang lainnya. Setelah mendidih, angkat dan dinginkan. Ramuan ini bisa dikonsumsi dengan cara menambahkan es batu.
Khasiat: dapat membantu melangsingkan tubuh, membantu mengatasi masalah menstrubasi, memperlancar peredaran darah, menjaga proses metabolisme tubuh agar tetap dalam kondisi sehat, kandungan Kurkumin dalam Jamu ini dapat membantu mengobati luka pada lambung, kandungan minyak atsiri dapat berkhasiat sebagai anti-inflamasi, dapat membantu mengobati sariawan atau panas dalam, dan dapat memberikan efek dingin pada perut.
Perhatian: Sebaiknya Jamu ini tidak dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil muda, karena sifatnya memperlancar haid pada jamu ini hingga dipercaya dapat menimbulkan efek keguguran.

Jamu Pahitan
Kemuning dan manfaatnya. Sumber: http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection

Jamu ini terbuat dari berbagai bahan dasar tradisional, yaitu Sambiloto. Tetapi ada juga yang menambahkan bahan-bahan lain, seperti: Brotowali, Daun Meniran, Lempuyang, Lengkuas, Serai, Widoro Laut, Temu Ireng, Doro Putih, Babakan Pule, Adas, maupun rempah-rempah lainnya.
Cara membuatnya: semua bahan-bahan diatas direbus hingga airnya hanya tersisa separuhnya saja agar semua zat yang terkandung dalam bahan-bahan tersebut dapat larut kedalam air. Sebagai penawar rasa pahit yang dihasilkan, biasanya tukang jamu akan memberikan kunyit asam, maupun jamu sinom.
Khasiatnya: sebagai penambah nafsu makan, mengobati perut kembung, mencegah atau menurunkan resiko diabetes, dapat menghilangkan bau badan yang tidak sedap, dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, sebagai obat penghilang jerawat, terapi untuk cuci darah, mengobati pegal-pegal, mengobati sakit kepala atau pusing ,dan mengobati gatal-gatal.

Jamu Gepyokan
Manfaat Jarak Ulung. Sumber: http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection

Ini adalah salah satu jamu tradisional masyarakat Jawa yang bahan-bahannya berasal dari rempah-rempah yang biasa digunakan untuk bumbu dapur, antara lain: Kencur, Jahe, Lengkuas, Bangle, Kunyit, Temulawak, Lempuyang, Temu Giring, Daun Katu, serta Gula Jawa.
Cara membuatnya: bahan-bahan tersebut dikupas dan dicuci hingga bersih, lalu diiris-iris untuk mempermudah proses penumbukan. Sebaiknya saat proses menumbuk, jangan sampai tekstur ramuan halus, tetapi ditumbuk kasar saja. Setelah selesai, tambahkan sedikit air, lalu peras dengan menggunakan kain tipis. Untuk menambah citra rasa, tambahkan gula secukupnya, dan Jamu pun siap untuk dikonsumsi.
Khasiatnya: dapat meningkatkan jumlah produksi ASI, dapat menghilangkan bau badan yang tidak sedap, dapat memberikan efek mendinginkan pada perut.

Jamu Kunci Sirih
Manfaat Kecubung Hitam, Sumber: http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection

Ramuan tradisional ini terbuat dari bahan dasar Kunci dan Daun Sirih, dimana Jamu ini dipercaya mengatasi berbagai macam gangguan kewanitaan. Dalam proses pembuatannya, terkadang para tukang jamu menambahkan beberapa bahan lain, seperti: Daun Luntas, Kunyit, Jahe, Kencur, Kapulaga, Kayu Manis, Asam Jawa, Serai, Jeruk Nipis, Gula Jawa, Garam, Buah Delima, Pinang, serta Majakan.
Cara membuatnya: hampir sama dengan proses pembuatan Jamu lainnya, bahan-bahan tersebut ditumbuk kasar, bukan halus. Lalu ditambahkan dengan air matang yang dingin dan kemudian diperas. Langkah selanjutnya adalah menambahkan gula untuk menambah rasa manis pada ramuan.
Cara lainnya, dengan menumbuk halus bahan-bahan seperti Temu Kunci, Daun Sirih, Daun Luntas, Kunyit, Jahe, Kencur, serta Kapulaga, setelah itu peras hingga memperoleh sari dari hasil tumbukan tersebut. Rebus hasil perasan tadi dengan menambahkan Kayu Manis, potongan Serai, Asam Jawa, Gula Merah, serta sedikit Garam. Setelah air mendidih, tambahkan perasan Jeruk Nipis lalu biarkan +/- 15 menit diatas api kecil, lalu angkat dan dinginkan. Ramuan jamu pun bisa segera dikonsumsi.
Khasiatnya: dapat membantu mengatasi masalah keputihan, menghilangkan bau badan yang tidak sedap, dapat membantu memperkuat gigi, merapatkan vagina, dan mengecilkan rahim di perut.

Jamu Sinom
Manfaat Mengkudu yang pahit, sumber: http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection

Ramuan tradisional khas Indonesia ini berasal dari Sinom atau Daun Asam yang masih muda. Selain enak dan menyegarkan tubuh, Jamu tradisional ini juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan kita. Adapun bahan-bahannya antara lain: Sinom, Temulawak, Kunyit, Kapulaga, Kayu Manis, Pala, Gula Merah, dan Gula Pasir.
Cara membuatnya: Rimpang Temulawak dan Kunyit diiris tipis-tipis, remas-remas Kapulaga hingga keluar bijinya. Rebus semua bahan dengan menggunakan api sedang hingga 2 kali proses pematangan. Setelah itu, biarkan dingin, lalu kemudian saring airnya. Jamu ini bisa dikonsumsi dalam keadaan dingin, yaitu dengan menambahkan es batu.
Khasiatnya: menambah nafsu makan, mengurangi peradangan lambung atau maag, membantu pemulihan kesehatan, menurunkan resiko hepatitis C atau sakit kuning, dan membantu proses detoksifikasi.

Jamu Temulawak
Asam Jawa dan manfaatnya. sumber: http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection

Jamu ini bisa kita temui disetiap daerah. Berasal dari bahan baku Temulawak.
Cara membuatnya: bahan-bahan pembuatan jamu ini, antara lain: Temulawak, Kencur, Asam Jawa, Gula Aren, Daun Pandan, serta Jintan. Proses pembuatannya adalah dengan mengiris tipis Temulawak dan Kencur, lalu kemudian disangrai sebentar tanpa menggunakan minyak goreng. Setelah itu, campurkan hasil sangrai tersebut bersama Asam Jawa, Jintan, serta sedikit air untuk dihaluskan atau diblender. Rebus Daun Pandan dan Gula Aren hingga mendidih, setelah itu campurkan hasil rebusan dengan bahan-bahan yang telah diblender tadi, lalu saring.
Khasiatnya: Dapat membantu mencegah hepatitis, membantu produksi cairan empedu, menghilangkan gejala masuk angin, menyembuhkan sakit kepala, dan mengobati jerawat. 

Efek Samping Jamu
Mengkonsumsi Jamu yang terbuat dari herbal, tidak memiliki efek samping bagi kesehatan tubuh kita. Akan tetapi apabila dikonsumsi secara berlebihan tanpa aturan, tanpa diimbangi dengan minum air putih yang banyak akan merusak kinerja organ Ginjal kita.
Ginjal merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk membuang air, sisa cairan, serta metabolit dalam tubuh, yaitu dengan melakukan penyaringan darah yang telah tersuplai ke organ tersebut. Jika Anda suka mengkonsumsi Jamu, jangan lupa untuk banyak mengkonsumsi air putih. Hal ini akan membantu memudahkan kinerja organ ginjal. Jangan lupa juga untuk melihat masa berlaku Jamu dalam sachet. Mengkonsumsi Jamu yang sudah kadaluwarsa dapat mengakibatkan komplikasi pada penyakit tubuh kita.

Penutup

Jamu yang asal muasal pembuatanya tidak diketahui dari Daerah mana pastinya telah menjadi minuman tradisional kesehatan bagi Negara kita. Banyak peracik dan penjual jamu tradisional yang berasal dari Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang diyakini asal muasal Jamu. Kita harus berterima kasih karena Jamu telah menjadi minuman sehat dan budaya khas Indonesia yang harus kita lestarikan. Baik Jamu yang diolah secara alamiah dan turun temurun, juga Jamu yang diproduksi oleh industri-industri jamu telah menjadi produk unggulan yang harus dipertahankan, di kreasikan dan diinovasikan agar lebih keren dan dapat bersaing di Era kekinian atau Era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) dan AFTA (Asian Free Trade Area). Semoga...!!!

Daftar Pustaka :

3 komentar:

  1. SAYA MAS ANTO DARI JAWAH TENGAH.
    DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
    HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI BODAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI BODAS DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....

    …TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI BODAS…

    **** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
    1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
    2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
    3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
    4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

    …=>AKI BODAS<=…
    >>>085-320-279-333<<<






    SAYA MAS ANTO DARI JAWAH TENGAH.
    DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
    HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI BODAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI BODAS DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....

    …TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI BODAS…

    **** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
    1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
    2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
    3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
    4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

    …=>AKI BODAS<=…
    >>>085-320-279-333<<<

    BalasHapus
  2. Situs Judi Online Terpercaya di Indonesia Tersedia :

    » Judi Bola Online ( Bursa pasaran bola terlengkap )
    » Taruhan Sabung Ayam ( Wala Meron )
    » Taruhan Casino Live ( Player Banker )
    » Togel Online
    » Bola Tangkas
    » Tembak Ikan
    » Dan Masih Banyak Lainnya.

    ★ Bonus 10% Deposit Pertama !
    ★ Bonus Cashback Mingguan s/d 10%
    ★ Bonus referral 7% + 2%
    ★ Bonus 100% (bila anda 8x menang secara beruntun)

    Link Pendaftaran : http://159.89.197.59/register/
    Link Layanan Live Chat (24 Jam Online) : https://bit.ly/2VD8fER
    Link Layanan Whatsapp (24 Jam Online) : hhttps://bit.ly/31SZvwy

    Kontak Resmi Kami (Online 24 Jam Setiap Hari) :
    » Wechat : Bolavita
    » Telegram : @bolavitacc
    » WA : +62812-2222-995
    » Line : cs_bolavita

    Lainnya :
    » Taruhan bola piala eropa 2020
    » Taruhan Bola Liga Champions
    » taruhan bola liga eropa
    » taruhan bola over under


    BalasHapus
  3. Dapatkan Freechip Casino Terbaru 2021... Join Disini Sekarang Kumpulan Berbagai Macam Permainan Taruhan Online Terbaik, Kunjungi Website Kami Di Klik Disini dan Dapatkan Bonus Terbaru 8X 9X 10X win klik disini untuk mendapatkan Akun Casino anda dan Bonus Berlimpah.

    BalasHapus